Bakteri asam laktat sangat penting.

Bakteri asam laktat sangat penting.

Dulu, saya hanya mengonsumsi probiotik sebagai tren sesaat. Probiotik itu berbentuk pil, jadi saya meminumnya suatu hari, melupakannya selama beberapa hari, dan tiba-tiba kadaluarsa. Jadi, ketika saya mulai mengonsumsi probiotik, saya hanya bertanya-tanya, "Apa bagusnya ini?" dan tidak pernah benar-benar merasakan perubahan yang signifikan. Kemudian, suatu hari, saya mulai merasa kembung lebih sering dan buang air besar menjadi semakin sulit, jadi saya memutuskan untuk mencobanya dengan sungguh-sungguh.

Pada minggu pertama, saya tidak merasakan apa pun.

Saya memutuskan dan mulai mengonsumsi probiotik setiap pagi segera setelah bangun tidur. Selama beberapa hari pertama, saya tidak melihat perubahan apa pun, sampai-sampai saya berpikir, "Bukankah ini hanya sensasi belaka?" Bahkan, saya kecewa. Tetapi anehnya, setelah sekitar dua minggu, saya mulai merasa tidak terlalu kembung saat bangun tidur. Sebelumnya, saya akan merasa kenyang begitu membuka mata, tetapi pada suatu titik, saya merasa jauh lebih nyaman.

Rutinitas kamar mandi saya pun berubah.

Perubahan terbesar adalah kebiasaan buang air besar saya. Sebelumnya, saya akan baik-baik saja selama beberapa hari, lalu tiba-tiba merasa tidak enak badan lagi, dan kondisi saya akan berfluktuasi. Tetapi setelah secara konsisten mengonsumsi probiotik, saya mengembangkan ritme yang agak konsisten. Saat itulah saya benar-benar merasakan dampak kondisi harian saya terhadap kesehatan usus saya.

Sebuah rutinitas dibuat dengan hanya satu waktu makan.

Mengonsumsinya saat perut kosong adalah cara terbaik bagi saya. Saya menjadikan bangun pagi, minum segelas air, dan mengonsumsi probiotik sebagai rutinitas harian saya. Terkadang, pada hari-hari ketika perut saya agak sensitif, saya mengonsumsinya setelah makan, tetapi begitu saya menetapkan waktu tertentu, saya jarang melewatkan satu hari pun. Ini memberikan perbedaan yang lebih besar dari yang saya harapkan.

Anda tidak bisa mengubah gaya hidup Anda tanpa mengandalkan sepenuhnya pada probiotik.

Jujur saja, mengonsumsi probiotik saja tidak menyelesaikan semuanya. Jadi saya mencoba minum lebih banyak air dari biasanya dan mengurangi kebiasaan ngemil larut malam. Hanya dengan berpegang pada dua hal ini, saya merasa jauh lebih nyaman. Hari-hari ketika saya merasa tidak nyaman karena perut kembung, seperti sebelumnya, jelas berkurang.

Kebiasaan yang telah menjadi bagian dari hidup kita

Sekarang, jika saya tidak mengonsumsi probiotik, saya merasa hari saya dimulai agak singkat. Awalnya, saya sengaja mengonsumsinya, tetapi sekarang saya secara alami mengonsumsinya. Ini bukan perubahan yang drastis, tetapi lebih merupakan perubahan yang membuat saya bertanya-tanya, "Mengapa sekarang terasa begitu nyaman?".

Kesimpulannya

Probiotik bukanlah suplemen nutrisi yang bisa dinilai hanya setelah satu atau dua hari. Saya sarankan untuk mencobanya secara konsisten setidaknya selama sebulan. Bahkan jika Anda memulainya tanpa harapan tinggi seperti yang saya lakukan, Anda mungkin akan melihat perubahan kecil pada tubuh Anda suatu saat nanti.

Tinggalkan komentar