Alasan Sebenarnya Mengapa Kelelahan Terus Menumpuk
Tidak peduli berapa banyak tidur yang saya dapatkan, saya tetap merasa lelah, dan bahkan di akhir pekan pun, saya tidak merasa segar. Dulu saya menganggapnya sebagai "hanya karena usia," tetapi ternyata ada alasan yang jelas untuk kelelahan ini. Hari ini, saya akan menguraikan beberapa penyebab kelelahan yang sering diabaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Aku sudah tidur, tapi kenapa aku merasa sangat lelah?
Meskipun Anda merasa sudah cukup tidur, ada kalanya tubuh terasa berat. Dalam kasus ini, masalahnya seringkali adalah kualitas tidur, bukan durasinya. Terlalu lama menatap ponsel sebelum tidur atau mengonsumsi kafein terlalu larut dapat mempersulit tidur nyenyak. Bahkan jika Anda tidur dalam waktu lama, tubuh Anda tidak mendapatkan istirahat yang cukup.
Kelelahan bermula di usus.
Yang mengejutkan, jika usus Anda tidak dalam kondisi baik, seluruh tubuh Anda dapat dengan mudah merasa lelah. Usus yang sensitif dapat menghambat penyerapan nutrisi, yang menyebabkan kekurangan energi. Jika Anda sering mengalami kembung atau sembelit, ini juga bisa menjadi penyebab kelelahan yang tersembunyi.
Apakah Anda cukup minum air?
Ada banyak hari di mana kita minum beberapa cangkir kopi sepanjang hari tetapi hampir tidak minum air sama sekali. Dehidrasi mengganggu sirkulasi darah, membuat kita merasa berat. Jika Anda mencoba minum segelas air alih-alih kopi saat merasa lelah, Anda akan merasa jauh lebih segar.
Ketika sistem kekebalan tubuh menurun, kelelahan juga akan muncul.
Orang yang sering terkena flu atau mengalami bibir pecah-pecah cenderung memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Sistem kekebalan tubuh yang lemah membuat tubuh berada dalam keadaan tegang terus-menerus, yang menyebabkan kelelahan. Kelelahan yang terus-menerus bisa menjadi tanda lebih dari sekadar kondisi fisik.
Kebiasaan kecil dapat membuat perbedaan besar.
Mengurangi kelelahan tidak semudah yang Anda bayangkan.
Hanya dengan meletakkan ponsel pintar Anda lebih awal sebelum tidur, meningkatkan asupan air harian, dan menjaga waktu makan yang teratur, tubuh Anda akan secara bertahap berubah.
Singkatnya,
Kelelahan yang terus-menerus bukanlah karena kemalasan, melainkan lebih mungkin akibat dari akumulasi kebiasaan gaya hidup. Mulai hari ini, mari kita dengarkan sinyal-sinyal kecil yang dikirimkan tubuh kita. Perubahan kecil pada rutinitas harian kita pada akhirnya akan membuat kita merasa jauh lebih ringan daripada sebelumnya.